Kasih merupakan salah satu dari tiga keutamaan pokok selain dari Iman dan Harapan. Yesus Kristus sendiri mengajarkan kepada kita hukum cinta kasih. Kasih yang dimiliki setiap insan di dunia merupakan balasan atas kasih Tuhan kepada umat manusia.
Berbagai macam cara dan kondisi yang berbeda saat manusia merasakan kasih dari Allah, begitu pulalah yang kualami. Memang jarang aku merasa kasih yang lansung turun dari Allah, yang aku alami selama ini adalah Kasih Allah yang melalui perantaraan sesamaku. secara sadar atau tidak, Tuhan selalu hadir disekitar kita dalam berbagai macam bentuk dan memberikan kasih-Nya kepada kita. Sedari kecil aku sendiri sudah merasakan kasih Allah melalui kedua orang tua dan keluargaku. Hingga aku dewasa kini Tuhan masih memberikan kasih-Nya kepadaku melalui teman sebaya, para formaturku, dan orang-orang yang berada disekitarku. Mereka menguatkanku bila aku terjatuh, menghibur diriku dikala kusendiri dan kesepian, menasihati aku bila aku melakukan kesalahan, itu semua merupakan bentuk kasih Allah kepadaku melalui sesamaku.
Bagi diriku sendiri kasih paling tepat diungkapkan melalui perbuatan-perbuatan baik terhadap sesama. Dengan berbagi kasih kepada sesama berarti kita juga mengasihi Tuhan yang bersemayam dalam lubuk hati manusia. Membantu dan menolong sesama merupakan sebagian kecil dari ungkapan kasih. Dalam hukum cinta kasih, Yesus mengatakan bahwa apa yang kita lakukan kepada sesama, berarti itu pula itu pula yang kita perbuah kepada-Nya. Sebab kasih itu tidak berguna apa bila kita tidak membagikannya kepad orang lain.
Kasih itu Sabar Murah Hati, tak iri dan tak dengki...
sebuah permenungan di saat retret akhir tahun
Tidak ada komentar:
Posting Komentar