Dibawah sinar mentari
diatas hitamnya batu kali
semilir angin berhembus
wuss....
wuss....
wuss....
wuss....
hembusan angin menyibak rambutku
menerbangkan semua lamunanku
memberi sensasi yang berbeda
angin masih berhembus
wuss....
wuss....
wuss....
mata ini terasa berat jadinya
coba kupejamkan 'tuk sejenak
namun,
apadaya?
perlahan hilanglah kesadaranku
menuju sebuah keheningan
keheningan tanpa suara
keheningan tanpa gerak
tidur nyeyak,
sobatku.....
Tidak ada komentar:
Posting Komentar